Header Ads

JENGGOT PANJANG TAMBAH BODOH, MEMANG BENAR

Saat kebanyakan orang-orang ribut soal Jenggot Gobloknya KH Said Agil Siraj, Agus Sunyoto yang berjenggot lebat diminta duduk di samping Ketum Tanfidziyyah PBNU yang diprotes banyak orang tersebut. Agus Sunyoto tidak tersinggung, malah membenarkan bahwa Jenggot Panjang adalah penanda kebodohan. Sebab dalam kebiasaan tasawwuf, jenggot dikaitkan dengan rasio. 

Makin panjang jenggot seorang sufi, menunjukkan semakin kurang digunakannya rasio dalam menghadapi masalah kehidupan sehingga dalam konteks rasionalitas, memang jadi orang bodoh. Sebaliknya, dengan jenggot panjang, para sufi menunjuk identitas sebagai orang yang lebih menggunakan Bashirah yang bersifat intuitif dalam berpikir. 

Jadi dibilang bodoh secara rasional tidak masalah karena memang tidak menggunakan pemikiran rasionalistik, tetapi justru cerdas secara intuitif karena menggunakan bashirah. Begitulah, perilaku dan pikiran-2 sufi sering nyeleneh dan aneh, karena memang tidak rasional.
Posting Komentar
Kirim Feedback
×
_

Kirim Feedback kepada Admin,... Terima kasih.

×
Judul