Header Ads

NU Mau Dibawa Kemana? Berharap Pada Mukerwil PWNU Sulut

Mukerwil NU Sulawesi Utara (30/04) 2016 di Manado diharapkan dapat merumuskan berbagai agenda dan program yang produktif dan realistis. Selain itu, keputusan strategis yang berisi serangkaian program dan kebijakan organisasi harus menjadi upaya PWNU Sulut merealisasikannya. Persoalan dasar yang menjadi tuntutan masyarakat saat ini adalah agar NU semakin meningkatkan khidmah dan kiprah dalam kehidupan berbangsa di Sulawesi Utara.

Di tengah arus globalisasi yang membawa gelombang liberalisasi, telah melonggarkan seluruh ikatan keluarga, ikatan sosial bahkan ikatan agama. Padahal tanpa ikatan agama, tanpa ikatan keluarga dan tanpa ikatan sosial, maka norma dan moralitas sulit dijalankan. Untuk menjawab realitas tersebut, NU dibutuhkan sebagai pelopor yang mngorbitkan gerakan dibidang moral. Dengan maksud, memberi arah dan memberi spirit dalam menjalankan kehidupan berbangsa di Tanah Toar ini.

Tantangan terberat NU di Sulawesi Utara adalah kembali mengkampanyekan misi perdamaian dan semangat ukhuwah yang menjadi nilai luhur Islam sebagai agama Rahmatan Lil ‘Alamin. Sebab, belakangan, Sulawesi Utara kembali direpotkan dengan konflik-konflik yang mengarah pada perseteruan antar kelompok. Sebut saja peristiwa Basaan, penolakan pembangunan rumah ibadah di Bitung dan tempat lainnya, serta konflik horisontal di Dumoga. Pastinya, keadaan ini akan merusak tatanan kehidupan sosial antar bangsa. Apalagi di tengah kelangkaan kepemimpinan dan keteladanan saat ini, NU diharapkan tampil memeberikan arah dan bimbingan. 

Sebagai organisasi yang memiliki sikap tawassuth dan tawazun, NU diharapkan selalu menempatkan diri secara proporsional di tengah masyarakat Sulawesi Utara yang majemuk, karena itu ketika dalam situasi konflik NU selalu menjadi penengah dan penyeimbang, sehingga berhasil menjaga kerukunan bagi semua pihak. 

Suka atau tidak, telah terjadi pergeseran nilai kehidupan berbangsa di Sulawesi Utara. Pengalaman hidup berdampingan dengan kelompok lain belakangan sedikit mengkhawatirkan. Kecurigaan, bayangan ketakutan bahkan prasangka-prasangka mulai bergentayangan. Ketika terror bom terjadi di luar sana, penolakan pembangunan gereja oleh kelompok mayoritas, serta sentimen kelompok ditayangkan oleh mereka yang kebetulan beragama Islam, ternyata menjadi bagian dari latar ketidak-simpatisan sebagian non muslim terhadap Islam, khususnya di Sulawesi Utara. Dari sini, NU punya tugas penting untuk mensyiarkan gagasan dakwah multikulturalnya, yang dapat menggugah semua kalangan bahwa Islam merupakan agama yang damai dan mencintai perdamaian. Kendati semua konflik yang terjadi murni kriminalitas, faktanya muslim dengan non muslim yang bertikai. 

Sejak awal, NU mengintegrasikan dirinya dengan kekuatan bangsa lain dan bahu-membahu membangun Nusantara, utamanya di Sulawesi Utara. Sehingga, dapat dikatakan bahwa hari depan NU adalah hari depan Sulawesi Utara, demikian juga masa depan Sulawesi Utara adalah masa depan NU. Oleh karena itu, sebagai sebuah penegesan, NU menjadi organisasi yang disegani, sehingga menjadi pertimbangan dalam menetapkan berbagai keputusan sosial, politik, ekonomi, dan kepemerintahan. 

Tentu saja, ini tugas berat. Apalagi dengan semakin kompleksnya kehidupan masyarakat dewasa ini. Tantangan baru dan tugas baru membutuhkan jawaban baru serta langkah baru. 

Mukerwil PWNU Sulut kali ini harus menjadi ajang yang tepat untuk merumuskan semua strategi gerakan kebudayaan sesuai dengan ajaran para wali dan dilanjutkan para ulama NU. Hasil dari forum sakral ini, NU di Sulawesi Utara akan memperlihatkan apa yang disebut oleh Said Agil Siradj, syuhud tsaqafi (penggerak intelektual) dan syuhud hadlori (penggerak peradaban). 

Semoga hajat penting ini benar-benar menampilkan Islam Ahlusunnah Wal Jamaah yang membawa nilai-nilai moderat, sehingga dapat mengeluarkan keputusan serta agenda kerja berbasis pada spirit yang mengutamakan nilai kejujuran, pengabdian, kesederhanaan, gotong royong, dan kebersamaan. Kita berharap demikian. Semoga !

Taufik Bilfagih (Ketua Lesbumi NU Sulut)
Posting Komentar
Kirim Feedback
×
_

Kirim Feedback kepada Admin,... Terima kasih.

×
Judul