Header Ads

Peserta INGAGE Non Muslim, "Nyantri" di Markas Lesbumi

Foto bersama PESERTA INGAGE dengan Santri Al Hikam CInta Indonesia dan Pengurus Lesbumi
Setelah 3 hari mengikuti pelatihan, peserta Interfaith New Generation Initiative and Engagement (INGAGE), akhirnya melanjutkan kegiatan ke tahap Live In. Setiap peserta langsung hidup bersama pemuka agama lain di daerah Sulawesi Utara. Kemarin, Minggu (25/09), semua peserta diantar langsung oleh panitia menuju rumah-rumah yang telah dikondisikan.

Khusus peserta non-muslim, seluruh peserta berkunjung ke markas Lembaga Seni & Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Sulawesi Utara. Dalam kunjungan tersebut, peserta INGAGE disambut dengan penampilan tradisi hadrah oleh santri Yayasan Al Hikam Cinta Indonesia asuhan Habib Muhsin Bilfagih yang juga Wakil Rois NU Sulut.

Saat memaparkan maksud kunjungan, fasilitator kegiatan INGAGE, Taufani yang juga pengurus Lesbumi NU SULUT mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut selain ingin bersilaturahim dengan Habib, diagendakan juga ada peserta non muslim yang akan dititipkan dirumah beliau. "Jadi kami akan menitipkan 2 peserta non muslim yang dititipkan di markas Lesbumi. Semoga mereka berdua bisa belajar bersama Habib dan santri-santri disini" Ujarnya.

Sementara itu, Habib Muhsin yang menyambut peserta dan fasilitator INGAGE menyampaikan apresiasi hangat beliau atas agenda ini. "Pada dasarnya tradisi saling berkunjung bahkan live in antar agama seperti ini tidaklah asing bagi kami. Apalagi rumah ini telah menjadi wadah berkumpul bagi semua golongan. Saya sangat berterima kasih jika kami dipercayakan ikut terlibat." jelas Habib.

Selama 3 hari, peserta Live In akan berbaur dengan fammily house. Mereka akan banyak mempelajari tentang tradisi dan ajaran agama orang lain. Hidup bersama seperti ini, tentunya akan menjadi ajang yang baik agar terciptanya hubungan harmonis antar ummat beragama. Semoga. (adm)
Posting Komentar
Kirim Feedback
×
_

Kirim Feedback kepada Admin,... Terima kasih.

×
Judul