Header Ads

Lesbumi NU Sulut, Ikut Bahas Keragaman


Minggu, 27 November 2016 di rumah Sofyan Jimmy Yosadi di Tompaso Kabupaten Minahasa berlangsung kegiatan diskusi lintas agama dan budaya. Berbagai komunitas dan penganut agama yang berbeda berkumpul untuk diskusi di antara tumpukan dan rak buku .... suasana penuh canda bukan emosi, tertawa bukan umpatan kebencian apalagi membangun tembok. 

Gelak tawa penuh keakraban dalam keberagaman tanpa sekat. asap rokok terus mengepul bagaikan asap dupa. minuman khas seperti saguer, kopi,  soft drink bahkan sopi Minuman tradisional Minahasa tersaji. Kue panada pelepas dahaga bagaikan harapan semoga kebersamaan selalu ada... 

Makanan sederhana disajikan sebagai pengganjal perut di suasana hujan deras dan hawa dingin. perwakilan pemuda Hindu (Peradah) Sulut yang dipimpin ketuanya Dewa Purnadiputra dkk hadir pertama kali. Menyusul beberapa tokoh Kristen seperti Pendeta Ruth Ketsia Wangkai Ketua Umum PERUATI (Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia) dan Akademisi UKIT (Universitas Kristen Indonesia Tomohon Bung Denni PinontoanMeidy Sumeleh dkk. 

Hadir pula teman-teman komunitas Muslim seperti Ketua Anshor Manado Bung Rusli Umar dkk, Bung Taufik Bilfaqih Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) Sulawesi Utara, dosen dan Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado juga Teman-teman Muslim Syiah Manado. Bung David Manewus Perwakilan OMK (Orang Muda Katolik) Sulut, Pemuda GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa) wilayah Manado Jeasika Amelia Tamboto dkk, Pemuda KGPM (Kerapatan Gereja Protestan Minahasa) Bung Kalfein Michael Wuisan dkk, Pemuda Khonghucu, Fredy Sreudeman WoworGreenhill Weol dkk komunitas Mawale Movement, komunitas INGAGE (Interfaith New Generation Inisiative Enggament). 

Hadir pula Ketua AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) Sulut Bung Rivo Gosal dkk, serta perwakilan penganut agama suku Minahasa (Malesung). Perwakilan ormas adat Minahasa Bung Matulandi Supit dkk. Namun, sayang Komunitas Buddha dan Yahudi berhalangan hadir. Diskusi yang dimulai sejak jam 1 siang berakhir hingga jam 9 malam ... 

Komunitas yang dibangun ini sudah melakukan kegiatan bersama sejak sepuluh tahun lalu dan terus berkolaborasi untuk memberikan pemahaman tentang keragaman agama dan budaya dalam proses yang panjang untuk bersinergi demi perdamaian dan kerukunan serta toleransi tanpa basa basi ... 

Isu kemanusian, keragaman, seni budaya, pendidikan multi kultur merupakan agenda kegiatan bersama ... berita terkait kegiatan diskusi ini dimuat di koran Tribun Manado, Senin 28 November 2016 #Peace

(ditulis oleh Sofyan Yosadi)
Posting Komentar
Kirim Feedback
×
_

Kirim Feedback kepada Admin,... Terima kasih.

×
Judul