Header Ads

Catatan Utama Diskusi Novel Calabai


Setidaknya ada 3 kategori Calabai (Waria), yaitu;

1. Calabai yang sejak awal terlahir demikian
2. Calabai karena pengaruh lingkungan sosial
3. Calabai karena kepentingan, sebut saja artis-artis pria yang berlaga gemulai karena tuntutan peran.

Sementara Calabai yang masuk dalam kategori Bissu merupakan pemuka adat bugis yang sudah melewati hasrat seksual.

Sebenarnya banyak budaya yg memberikan ruang bagi kaum Calabai, hanya kurang mengeksplorasi.

Di tengah masyarakat, ada yang mempersoalkan kepribadian tersebut, ada pula yang gerang karena perilakunya.

Perjuangan aktivis gender sering mengalami kebuntuan karena gerakan yg dipakai adalah gerakan impor (liberal).

Seyogyanya, untuk membuka ruang gerakan yang mudah di terima, aktivis gender bahkan para Calabai mesti melakukan gerakan kebudayaan, gerakan spiritual !!!

Selama terjebak pada mekanisme "luar", sekali lagi akan mengalami patahan bahkan kebuntuan !!!

Fenomena kisah Calabai dalam Novel bisa menjadi inspirasi bagi komunitas gender dalam berpikir dan bertindak !!!
----
Kurang lebih begitu secuil diskusi bersama penulis Calabai; Perempuan dalam tubuh lelaki... beberapa saat yang lalu...

Silahkan Beli Bukunya;

Terimakasih kami an PW Lesbumi NU Sulut kepada Sahabat Saprillah Syahrir Al-Bayqunie yg sudi membagi pengetahuan!!!

Salut kami kepada sahabat2 yang telah sudi hadir pada kegiatan tadi !!!
Semoga Berkah !!!

Hormat Saya;
Taufik Bilfagih
Posting Komentar
Kirim Feedback
×
_

Kirim Feedback kepada Admin,... Terima kasih.

×
Judul